Jumat, 06 Desember 2013

Pengertian dan Cara Keluar dari Google Sandbox


sandbox-effect-for-blogKetika beberapa waktu yang lalu, saya mengikuti sebuah kontes SEO yang dilaksanakan oleh sebuah perusahaan otomotif ternama di Indonesia, artikel saya yang berjudul Honda Injeksi no.1 di Indonesia. Hebat, Hemat dan Mudah tidak dapat lagi muncul di halaman mesin pencari google. Padahal, di hari sebelum kemunculannya artikel saya masuk di halaman pertama dari google bahkan mendapat urutan nomor 1. Saya jadi bingung kenapa hal itu bisa terjadi. 

Karena saya penasaran, beberapa kemudian saya cek lagi di google masih sama dan saya jadi berpikir jangan-jangan ada yang salah dengan artikel saya. Setelah saya baca beberapa artikel yang mengulas tentang hal yang sama barulah saya sadar saya telah melakukan kesalahan dalam mengoptimasi SEO pada artikel tersebut.
Dari artikel yang saya baca, saya berkesimpulan terkena  yang namanya Google Sandbox atau bisa disebut sebagai penjara bagi artikel/blog yang melakukan hal-hal tidak wajar dalam mengoptimasi SEO. Apa sebenarnya Google Sandbox itu?
Google Sandbox merupakan hukuman yang diberikan oleh Google untuk sebuah domain (website) atau URL dari sebuah website/blog karena sebuah alamat domain yang baru terdaftar di dunia internet tetapi domain tersebut sudah memiliki peringkat yang tinggi secara drastis atau sangat cepat. Bisa jadi karena si pemilik domain itu terus menerus berupaya melakukan backlink hingga ribuan dalam sehari agar menjadikannya peringkat teratas. Hal ini dianggap oleh google sebagai spam/gejala yang tidak sewajarnya dengan melakukan pengamatan melalui indikasi-indikasi tertentu bagaimana peringkat halaman web di indeks.

Bagaimana cara keluar Google Sandbox?
  1. Jangan panik.
  2. Jangan melakukan optimasi terhadap artikel/halaman blog yang kena google sandbox.
  3. Edit artikel. Perhatikan dan teliti artikel tersebut dan kurangi kata kunci (keyword) yang banyak diulang-ulang.    
  4. Tulislah artikel yang berhubungan dengan artikel yang terkena sandbox serta jangan lupa untuk memberikan inbound link ke artikel yang terkena sandbox dan link ke google.com.    
  5. Buat sebuah artikel artikel pembantu yang menyertakan link artikel yang terkena google sandbox tersebut. Dan bila perlu sertakan juga link atau beberapa alamat blog atau web yang ber-Page Rank tinggi.    
  6. Lakukan ping pada blog utama anda agar google cepat re-index blog anda.
Demikian semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar